Teks Editorial Ayyas Ahmad
1.) Poin-poin penting dari teks editorial :
* Teks editorial adalah suatu tulisan opini atau pendapat yang ditulis oleh penulis sebuah media terhadap isu atau peristiwa aktual yang sedang hangat diperbincangkan masyarakat.
* Fungsi Teks editorial :
1. Menjelaskan peristiwa atau fakta kepada masyarakat.
2. Mengisi latar belakang dari isu dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi nya.
3. Memberikan pandangan kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.
4. Memberikan penilaian moral terhadap isu tersebut.
5. Mengajak pembaca untuk berpikir tentang masalah (isu / topik) yang sedang hangat dibicarakan.
* Isi teks editorial
1. Fakta atau peristiwa aktual, fenomenal, dan kontroversial.
2. Pendapat atau opini redaksi terhadap suatu peristiwa.
* Perbedaan fakta dan opini
Fakta tidak dapat terbantahkan sedangkan opini masih bisa di perdebatkan.
* Stuktur teks editorial
1. Pernyataan pendapat (pengenalan isu)
2. Argumentasi
3. Pernyataan ulang
2.) Kutiplah satu contoh teks editorial.
Tentang pendidikan di Indonesia
Pernyataan Pendapat
Sistem pendidikan di Indonesia dapat dibilang masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara – negara lain, bahkan dengan negara tetangga sendiri seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Seharusnya revolusi mental yang pernah di suarakan oleh pemerintah bukan hanya isapan jempol belaka, melainkan harus benar – benar di laksanakan dan dihayati oleh semua pihak.
Argumentasi
Berbicara mengenai pendidikan yang ada di indonesia memang tidak kunjung membaik, bahkan dapat dikatakan mengalami kemunduran. Hal tersebut sebenaranya di pengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya yaitu permasalahan kesejahteraan pengajar, fasilitas yang belum memadahi, anggapan masyarakat mengenai pendidikan, dan mental korupsi yang telah mengakar di dalam tubuh pemerintahan.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, pada saat ini pemerintah telah mengalokasikan dana APBD sebesar 20% untuk pendidikan. Namun semua dana tersebut tidak benar – benar untuk pendidikan secara keseluruhan. Rasanya sudah menjadi rahasia umum lagi bahwa dana yang telah di anggarkan banyak merembas di perjalanan, bahkan oleh pihak dinas dan sekolah terkait.
Kesimpulan
Jika di telaah lebih dalam lagi mengenai makna dari pendidikan, maka kita dapat menemukan bahwa mendidik tidak sama halnya dengan mengajar, itulah artinya bahwa pendidikan tidak selalu harus berkaitan dengan sekolah. Sebuah pendidikan tidak hanya untuk membuat seorang anak menjadi pintar dan cerdas saja, namun lebih dari itu yaitu agar anak mempunyai akhlak dan budaya yang baik.
Komentar
Posting Komentar